Story#2: Les Piano. Yamaha Music School

Hello..

Story #2, kali ini gw mau share tentang Yamaha Music School. Tentunya, karawaci lagiiiii… (horeee karawaci!!). Kebetulan keponakan gw kelas 2 SD adalah siswa di Yamaha Music School yang letaknya di Supermall Karawaci. Minggu 8 Feb ini, jam 9.40 adalah hari ujiannya. Katanya deg-deg an tapi mukanya cengengesan :p

Berawal dari inisiatif bapak dari keponakan gw untuk ngelesin piano, terpilihlah Yamaha Music School. Di awal pendaftaran dikenakan biaya sebesar RP850.000,- dengan rincian sbb:

– Biaya kelas pertama RP500.000,-(dibayar dimuka, Begitu juga untuk bulan selanjutnya)

– Bayar buku (dapet CD juga buat latihan di rumah) seharga RP350.000,- (idealnya setiap 1 buku akan selesai dalam jangka waktu 6bulan. Setelah selesai 1 buku, lanjut buku dg level lebih tinggi. Jangan lupa bayar lagi sesuai harga buku ya.)

Itu kurang lebihnya di 1 tahun yang lalu.. Kalo sekarang ada beda harga ya wajarlah ya. Dengan membayar segitu, dapet tas slempang merah dengan logo dan font Yamaha. Keponakan gw ambil kelas privat, pertemuan 1x dalam seminggu @30menit. Wah, bayar segitu pertemuan cuma 2 jam/bulan? Ya, jadi gini, setiap pertemuan siswa diajarin materi sesuai isi buku, selanjutnya adalah kesadaran siswa (dan orang-orang terdekatnya) untuk terus berlatih di rumah. Ada CD yang bisa di setel sebagai panduan belajar di rumah.

Yamaha Music School juga mendorong rasa percaya diri siswa dengan rajin menyelenggarakan konser. Untuk level lokal biasanya di Mall, jadi di tonton banyak pengunjung. Anak jadi terbiasa tampil di depan banyak orang. Ada juga konser internasionalnya di Jepang. Nah, kalo udah ngrasain konser ke Jepang brarti udah jago banget deh tu. Jago di bakat, minat, kemampuan itu udah pasti.

Selain kelas privat, untuk piano ada juga kelas untuk anak-anak usia balita. Loh, balita di les in piano? Yuph, ini caranya mengenalkan musik secara dini pada anak. Bedanya, di kelas ini anak lebih diajar untuk semacam eksplorasi dan menemukan nada. Jadi belum main lagu utuh.

Menurut para ahli, musik klasik dapat membantu perkembangan otak, meningkatkan konsentrasi dan juga disiplin. Biasanya bila anak-anak yang mulai belajar musik dengan piano atau gitar maka akan lebih mudah mempelajari alat musik lain. Musik klasik banyak disarankan untuk dipelajari sejak dini karna merupakan teknik dasar dari pelajaran musik lainnya seperti pop, jazz dll.

Keponakan gw udah 2x ini ujian piano. Ujian pertamanya sukses, semoga yang kedua ini hasilnya juga baik. Belajarin 1 buku durasinya 6 bulan, ujiannya cuma +5 menit di Yamaha pusat (daerah Semanggi). Selain belajar piano, dia juga mulai tertarik belajar alat musik lain yaitu gitar. Atas dorongan kebawelan, akhirnya di rumah tersedialah 1 unit gitar ukuran sedang dengan janji si keponakan akan bagi waktu untuk lebih rajin latihan piano plus extra time untuk belajar gitar.

Sekian story#2. Yang punya anak/keponakan yuk disupport untuk belajar musik.

Happy reading! Sampai jumpa di next story : )

Advertisements

One thought on “Story#2: Les Piano. Yamaha Music School

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s