STORY #11. DIBUANG SAYANG: PUBLIC RELATION ITU….CREAMY!

Hey!

Saya menulis judulnya sesuai judul asli di salah satu postingan kanak-kanak saya (halahh…) diposting pada 28 November 2009. Entah apa dalam pikiran saya, Public Relation adalah konsentrasi studi saya dan kopi yang creamy adalah favorit saya setidaknya hingga hari ini. Lucu cupu sih sebenernya kenapa tulisan ini bisa ada, dengan judul yg katrok begitu. Apapun itu, saya memilih untuk mengenang masa unyu-unyu saya dengan baik. Maka disinilah tulisan ini sekarang. Dibuang Sayang! Happy Reading 🙂

***

Hmmm….harum kopi bercampur creamer! Tak ada yang mengalahkan kenikmatannya. Secangkir kopi dipagi hari adalah cukup. Menghabiskan dua cangkir kopi atau lebih dalam sehari itu lebih seperti seseorang yang….sedang tertekan! Aaah… inilah secangkir kopi pertamaku hari ini, teman setia menatap monitor!

Meski sudah banyak tulisan tentang Public Relations, tak ada salahnya mencoba mendeskripsikan sedikit pengetahuan tentang dunia Public Relations. Semoga berguna bagi para pembaca! Public Relations (PR) dalam sebuah instansi / lembaga berfungsi menjembatani perusahaan dengan berbagai pihak yang terkait dengan kepentingan perusahaan. Bisa dikatakan, PR merupakan ujung tombak perusahaan, tempat berbagai relasi perusahaan berinteraksi. Dalam sebuah perusahaan, idealnya Departemen PR (biasanya menggunakan nama “Corporate Communication Department” atau “Corporate Secretary Department”) mengurusi hubungan perusahaan dengan berbagai pihak internal dan eksternal. Internal berarti mencakup seluruh karyawan, termasuk jajaran board of management. Public Relations bertugas membangun sinergi positif dalam perusahaan agar seluruh karyawan dapat bekerja dengan maksimal dan memiliki loyalitas terhadap perusahaan.

Menjalin dan menjaga hubungan ekternal perusahaan berarti meliputi pemerintah, konsumen perusahaan, supplier, masyarakat yang tinggal disekitar lokasi perusahaan, Lembaga Swadaya Masyarakat, media massa, dan lain-lain tergantung bidang perusahaan dan ruang geraknya. Jika sebuah perusahaan bergerak di bidang pariwisata, maka pihak-pihak pendukung tersebut bisa saja berupa agen perjalanan (travel agent), bandara, dan lain-lain. Dalam hubungannya dengan pihak eksternal, Public Relations berfungsi menciptakan dan meningkatkan citra positif perusahaan di hadapan semua publik eksternal tadi.

Nah, menjalin relasi dengan sedemikian banyak pihak, menuntut keluwesan dalam bergaul. Meski PR bekerja dalam tim, namun penguasaan diri dalam bergaul sangat berpengaruh. Bukan berarti ketika seseorang menjadi bawahan, ia tidak perlu luwes bergaul. Ibarat kopi, jadi seorang Public Relations itu…harus creamy! Manis, agak asam, tidak terlalu pekat, dan…..hangat! ^.^

Posted in Public Relations, Uncategorized
Tags: agnes enggar pratiwi, Public Relations

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s