Story #23. Dari dan Menuju Pelabuhan Muara Angke

Helloo ^.^

Pergi wisata ke deretan Kepulauan Seribu emang seru, saya akan berbagi pengalaman berangkat dan pulang ala murah meriah. Sekedar informasi, per Juli 2015 keberangkatan kapal dari Kali Adem, jadi meeting point sama agen dan kelompok tur gak lagi di pom bensin. Kapal yang berangkat dari sini adalah jenis kapal biasa, bukan kapal cepat. Kapal cepat biasanya berangkat dari Anyer dengan tambahan charge Rp350.000,- per orang per sekali jalan.

Waktu terbaik untuk menyebrang adalah pagi hari. Sebaiknya kamu sampai di dermaga sekitar jam 6 pagi. Kapal pertama berangkat jam 6.30. Kamu bisa mencarter angkot untuk menuju dermaga (kapasitas angkot sekitar 14 penumpang). Pada akhir pekan, apalagi jika long weekend, lalu lintas menuju dermaga sejak subuh seringnya luar biasa parah. Saya dan rombongan ketika itu kami dari Tangerang menggunakan taxi, terjebak macet di sebelum pasar. Lima belas menit lebih hampir tidak bergerak, kami memutuskan turun dari taxi tepat di perempatan jembatan (sebelum pasar) lalu naik odong-odong dengan tarif Rp5.000,- per orang. Jangan membayangkan odong-odong seperti yang biasa masuk perumahan yang model gowes trus dudukannya warna warni dengan kepala binatang ya. Begini tampilan odong-odong yang beredar di Muara Angke. Kapasitasnya kurang lebih 12 orang, termasuk di kanan dan kiri depan di samping supir.

Untitled

Odong-odong ini bener-bener penyintas macet dan worth banget ketimbang jalan kaki melewati pasar yang becek dengan bau amis yang semerbak nyaris mendobrak paru-paru :p

Sampai di dermaga, di gerbang masuk ada biaya retribusi Rp2.000,- per orang. Baru deh kamu bisa naik ke kapal. Hati-hati ya jangan sampai salah naik kapal. Ada banyak deretan kapal disana dengan berbagai tujuan. Kalau ke Tidung dan Bidadari, waktu tempuh sekitar satu jam, ke Pari kurang lebih dua jam. Untuk ke Harapan dan Pramuka kira-kira empat jam perjalanan. Kalau nggak pingin mabok, selain minum obat anti mabok, bisa juga pilih duduk di kapal bagian depan atas (area terbuka). Seru lho, berasa naik wahana non stop sesuai durasi perjalanan. LOL :))

Setelah puas bermain di Pulau yang kamu tuju, rute pulangnya juga sama. Kamu naik kapal dari dermaga di masing-masing pulau lalu kembali ke dermaga Muara Angke di daerah Kali Adem. Kalau kamu memilih waktu di siang hari untuk kembali ke Jakarta, sebaiknya di kapal kamu pilih duduk di bagian dalam supaya gak terlalu panas dan makin gosong kena terik matahari di tengah laut. Fasilitas di dalam sederhana tapi lengkap kok. Ada life vest yang tebakan saya jumlahnya gak sesuai dengan jumlah penumpang (tapi ini bukan masalah besar kok, saya gak pernah dengar cerita ada kecelakaan kapal atau kodisi buruk apapun hingga membutuhkan pelampung). Beberapa penumpang menggunakan life vest malah sebagai alas duduk (karena duduk di atas papan kayu yang cuma berlapis karpet karet tipis memang lumayan bikin bokong kejang), dan ada juga yang menggunakannya sebagai bantal tidur. Ada tempat juga untuk men-charge handphone. Di kapal bagian bawah, kamu bisa duduk di kursi plastik yang disediakan. Ada juga space untuk bisa duduk di bawah. Jika kamu ke bagian atas kapal, maka semuanya duduk lesehan. Jangan kwatir gerah, ada kipas angin kok di tengah, lagipula angin laut yang masuk melalui jendela kapal juga kenceng jadi gak terasa gerah.

Nah, sampai di dermaga, untuk keluar menuju angkot, bisa naik odong-odong (lagi) dengan tarif (masih sama) Rp5.000,- per orang. Sampai di tempat angkot ngetem, jangan gegabah dengan bujuk rayu para sopir. Kamu mesti menenangkan hati dan pikiran ketika kamu di rayu semacam ini:

“Neng, mau ke (stasiun) kota ya? 15ribu aja per orang sini sama abang. Kalo naik angkot nyambung 2x habisnya juga 12ribu. Mending sekali naik angkot abang neng 15rb udeh nyampe kota”

atau:

“Neng, 10rb deh per orang, tapi kalo neng cuma segini (enam orang) abang ngetem dulu yak nunggu angkotnya penuh”

Lalu kamu di hadapkan pada situasi pilihan:

“Gimana neng, mau langsung yang 15rb apa 10rb tapi nunggu?”

Yang harus kamu lakukan adalah jalan sedikit ke depan (pertigaan) dan naik angkot yang nggak ngetem. Tarifnya Rp4.000,- per orang per sekali jalan. Angkot merah kecil B01. Sopir akan mengantar kamu sampai depan Mega Mall. Jika kamu masih curiga sama sopir angkot, sebelum naik pastikan dulu tarifnya. Gak pa pa kok tanya baik-baik “Bang, sampe Mega Mall 4rb kan?”

Sampai di depan Mega Mall ada banyak pilihan angkutan umum yang kamu bisa naik menuju pulang! Mampir ngemall dulu juga boleh. Cuek aja sama dandanan ala kadarnya. Ada banyak pilihan santap siang di mall ini, dari masakan jepang, barat, chinese food, junk food, juga indonesian food. Kalau kamu pergi rame-rame macam saya dan geng gong dengan aneka selera, makan saja di Eat and Eat. Disini, jangan lupa cobain Es Mabok Duren di stand Es Gentong ya :))

Well, kembali ke transportasi, di depan Mega Mall, kamu bisa naik kopaja (atau kopami ya, saya gak tau bedanya kopaja, kopami, mikrolet. Bagi saya mereka sama saja). Mobil besar cat biru dengan tulisan B02 ini bisa mengantar kamu ke Stasiun Kota dan Kampung Bandan jika kamu melanjutkan perjalanan dengan commuter line. Ada shelter bus Trans Jakarta juga di depan Mall. Kamu bisa gunakan bus trans sebagai alternatif kendaraan umum. Tarif B02 Rp4.000,- per orang. Bus trans kayaknya masih Rp3.500,- Murah banget kan? Saya waktu itu memilih naik commuter line dengan tarif Rp3.000,- sudah sampai di kota Tangerang, lalu lanjut 2x naik angkot sampai ke rumah.

Dari Angke ke rumah saya di Tangerang, ongkos pulang saya hanya Rp20.000,- diluar odong-odong. Beda dengan waktu berangkat, karena saya menggunakan taxi waktu itu habis hampir Rp300.000,- belum termasuk ongkos masuk tol. Paling mahal tol Pondok Ranji Rp16.000,- dua tol lainnya normal Rp6-8rb.

Demikian pengalaman saya, Agrint, Vivi, Uum, Lanny, dan seornag lagi yang namanya juga Agnes.

A.IMG-20150827-WA0001

Happy reading,

Nice to share, sampai jumpa di story berikutnya 🙂

Ciao!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s