Story #52. Melamar Pekerjaan? Peka-lah Dengan Statement Penolakan

Hello!

Tahun baru nih, semoga semua harapan positif kita diimbangi dengan usaha untuk meraihnya ya! Bagi sebagian orang, mungkin mendapat pekerjaan yang lebih baik menjadi salah satu harapan baru. Motivasinya bisa beragam, dari nggak happy kerja di tempat yang sekarang, butuh pekerjaan dengan penghasilan lebih besar, jenuh, atau biasanya para fresh grad nih on fire untuk mendapatkan pekerjaan pertama.

Pelamar kerja biasanya mengirimkan surat lamaran pekerjaan beserta -minimal- CV ke perusahaan yang di tuju. Nggak semua pelamar bisa diterima karena jumlah karyawan pada posisi yang dibutuhkan tentu terbatas. Kecuali semacam “anak titipan bos”, minim lah berlaku penolakan. Nah, gw sebagai user, akan sharing beberapa statement yang umum digunakan untuk menolak kandidat.

  1. Kami akan kabari anda dalam 2 minggu kedepan. Jika kami tidak menghubungi anda kembali, berarti kita belum ada kesempatan untuk bekerja sama. -Ini pernyataan yang paling santun.
  2. Kami akan simpan CV anda di file aktif kami dan memberi kabar secepatnya begitu ada posisi yang sesuai dengan kualifikasi yang anda sebutkan di CV. -Faktanya, kalau next butuh kandidat baru untuk posisi lain, tentu akan menyebar ulang informasi lowongan pekerjaan instead of buka lagi data pelamar.
  3. Yang sy lihat pengalaman dan kemampuan anda sangat baik ya, cocok untuk di level manajerial, sayangnya saat ini hanya ada lowongan untuk di level staff. -Kemungkinannya, penolakan terjadi karna ada kandidat lain dengan kualifikasi sama/sedikit lebih rendah, tapi gaji yang diminta lebih rendah.
  4. Pengalaman dan kemampuan anda baik, tapi saat ini ada kandidat yang lebih mendekati kualifikasi yang kami butuhkan. Bukan berarti anda tidak qualify. -Kalo ini, user / pewawancaranya baik hati, berusaha membesarkan hati pelamar dan menolak dengan sangat halus.

Semua pernyataan diatas pernah gw denger sebagai pelamar, dan pernah juga gw pake sebagai user untuk menolak pelamar. Ada banyak pengembangan kalimatnya untuk sebuah penolakan. Tapi jangan berkecil hati, kalau rejeki gak akan kemana, jangan lupa imbangi dengan usaha dan doa ya! Next gw akan sharing manner yang baik untuk melamar pekerjaan menuju pekerjaan impian.

Ciao!

See you in the next episodes of life.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s