Story #48. 8 Alasan Kenapa Kacamata adalah Fashion Statement

Untitled

Kacamata, selain sebagai alat bantu baca juga merupakan bagian penting dari penampilan. Anda bisa memiliki sepasang sepatu dan baju yang keren, tapi saat bertatap muka yang paling pertama dilihat adalah wajah Anda! Mata adalah bentuk komunikasi pertama anda, kesan pertama orang lain pada anda ada pada mata. Mata yang indah mampu menjalin komunikasi yang baik.

Berikut 8 alasan kenapa kacamata penting untuk penampilan:

  1. Kesan Cerdas dan Bisa Dipercaya. “Personal appereance is a non verbal communication”. Asesoris apapun yang anda kenakan, akan menimbulkan kesan bagi orang yang anda temui, termasuk mengenakan kacamata. Terkesan cerdas dan bisa dipercaya adalah langkah kecil pertama anda dalam mengembangkan jaringan bisnis.
  2. Lebih Tegas. Kacamata yang sesuai dengan bentuk wajah akan membuat anda tampil beda. Anda terlihat lebih serius dan terkesan tegas saat pengambilan keputusan.
  3. Fokus. Tentu saja anda mendapat kesan fokus, biasanya orang mengenakan kacamata agar lebih fokus pada hal yang sedang dihadapi, entah itu berhubungan dengan pekerjaan atau sekedar main game.
  4. Seksi dan Cool. 8 dari 10 pria yang mengenakan kacamata terkesan lebih cool dan seksi daripada yang tidak. Bagi sebagian wanita, kacamata dan make up adalah forever bestfriend!
  5. Fashion is instant language. Baik dalam bisnis maupun kehidupan sosial, first impression count! Pemilihan bentuk frame akan mendukung bentuk wajah anda. Bentuk frame yang tepat dengan wajahmemberikan kesan lebih elegan dan berkharisma.
  6. Misterius. Pada bentuk frame yang sesuai dengan wajah, jika anda tipe yang tidak banyak bicara, kesan misterius akan melekat pada anda. Semakin minim ekspresi anda, justru semakin besar rasa penasaran lawan bicara anda. Style is a way of saying who you are without having to speak.
  7. Eyewear is a style. Kacamata mampu eksis dalam berbagai gaya anda: klasik, natural, modern, romantis, trendy, kreatif, maupun dramatis, you are perfectly stunning!
  8. Kebutuhan Visual. Walaupun mata anda sehat, tapi pengaruh sinar radiasi dari gadget dalam jangka panjang bisa mempengaruhi kesehatan mata anda. Jika mata anda tidak rabun, maka sebagai penunjang penampilan gunakan kacamata dengan lensa anti radiasi tanpa minus/plus/silinder untuk melindungi sepasang aset berharga anda.

Dulu, orang mengesankan pemakai kacamata adalah cupu dan kutu buku.  Seiring dengan perkembangan jaman, kacamata justru menjadi item fashion wajib. Sekedar accessorize tidak cukup, anda harus punya eyeccessorize! You can style your communication through your style and “You never get a second chance to make a good first impression!”

Ciao!

Story #38. Honest Reason for Doing Exercise

Hello fellow!

Many people asked me questions of why am i keep exercising at the gym while today i got good enough physical appearance, and some other similiar questions. I used to answer it honesty but then it don’t satisfy people. So I keep going by telling them that I’m doing it to have muscles, to have flat belly, sexy butt, etc LOL! It does work to satisfy them with such answer. You know what, in fact, those answers just bullshit.

So today when I woke up, I decide to write down my honest reason of why am i keep exercising. Here we go:

  • By exercising, I burn calories and fat
  • I don’t easily get tired on daily activities
  • I don’t easily get sick due to my overload work/personal activities (Personal Activities e.g work, attend the class, hangout, stay up late sometimes)
  • I prepare my self to reduce the risk of diabetes  due to heredity. I might got it from my mom side.
  • I wanted to enjoy life and hoping to live long. How do you think I can achieve it without exercise?!

Life goes on… people keep asking and i keep answering. Mostly to satisfy them… I keep the honest answer for myself and now i share it here.

 

Hope you enjoy your life as well,

See you in my next episodes of life,

Ciao!

Story #36. Cancel Gym Membership Contract di Celebrity Fitness

Hello fellows,

Gw udah setahun ini join Celebrity Fitness dan gak ada masalah apa-apa. Tentang pemaksaan ambil program PT yang sering di gembar-gemborkan netizen member CF juga aman-aman aja bisa gw lewati. Tapi rasanya gw perlu share sedikit yang gw tau tentang kalo kita mau menyudahi keanggotaan kita. Ini teori prosedurnya, secara fakta gw belum pernah coba sih. Yuk simak:

Untuk keanggotaan Celebrity Fitness, jangka kontrak kan berlaku per 12 bulan, Kalau kita memilih untuk mengakhiri kontrak sebelum selesainya periode, kita diminta untuk membayar biaya pembatalan sekitar IDR500.000 (ini info dari marketing CF, gak tau periodenya di harga ini)  di lokasi klub kita. Untuk ini, kita juga akan perlu membawa kartu keanggotaan Anda dan Kartu Identitas (IC). Kita juga akan diminta untuk mengisi Formulir Pembatalan Permintaan (CRF), yang hanya dapat diisi petugas Celebrity Service di lokasi klub kita. Salinan CRF akan diberikan kepada kita sebagai bukti pemutusan. Ini disebutkan di poin 4 agreement letter kita, sbb:


Poin 4 Agreement CelFit

Tulisan penting yang dicetak kecil2 gini. Kalo bukan karna bahan blog, gw males banget bacanya…LOL!

Setelah melakukan pembayaran biaya pembatalan, kita diijinkan untuk menggunakan fasilitas gym selama 30 hari, ini sebagai deposit yang kita bayar diawal untuk iuran bulan terakhir akan dikenakan biaya sebagai langganan terakhir bulan kita (Ingat waktu awal daftar dikenakan biaya admin + 2 bulan membership). Kita perlu meminta penghentian keanggotaan maksimal dari lima hari sebelum tanggal pemotongan autopay berikutnya, sehingga kita tidak akan dikenakan biaya untuk iuran bulan berikutnya.

Pada agreement letter baris ketiga dari bawah itu disebutkan, “Anggota yang mengakhiri keanggotaannya setelah jangka waktu aktif 6 atau 12 bulan sesuai perjanjian atau dalam 14 hari pertama setelah tanggal bergabung tidak akan dikenakan biaya perjanjian”. Disini gw agak rancu sih, member yang melakukan pembatalan sebelum periode membershipnya berakhir akan dikenakan biaya pembatalan (cancelation fee) tapi jika kita mengajukan pembatalan setelah lewat masa perjanjian pertama, yang artinya kita menjalani periode kedua kita, maka kita tidak akan dikenakan cancelation fee. Kayaknya gitu sih, dengan catatan, pengajuan pemberhentian membership dilakukan setidaknya 14 hari kerja sebelum tanggal penarikan otomatis.

Gw ada denger kasus oper membership, yang sebenernya gak diperkenankan oleh pihak manajemen, tapi itu terjadi untuk menghindari pembayaran cancelation fee, jadi lebih baik menjual sisa keanggotaan ke orang lain. Ada dua kategori alasan seseorang menyudahi keanggotaan. Kategori pertama yaitu alasan positif misal: pindah keluar negri / kota yang gak ada CF nya, jadi terpaksa stop. Nah ada kategori kedua yaitu alasan negatif yang sering jadi bahan omongan misalnya: gak tahan karna di push terus suruh ambil PT, atau ada pengalaman pribadi lain yang nggak menyenangkan. Tentang kasus oper membership ini, gw pernah di telp sama customer care atau apa gitu namanya, yang jelas bukan marketing, bukan PT. Gw ditanya gimana pengalaman selama ini di CF, dan ditanya juga apakah ada bentuk abuse dari orang CF untuk menjual membership ke orang lain? Gw jawab sih ya sampai hari ini baik-baik aja, nggak ada abuse apa-apa. Nah si mbak ini jelasin bahwa bentuk pengalihan membership itu nggak diperkenankan, dan jika ada kejadian mohon dilaporkan ke manajemen gitu sarannya.

Tentang Personal Trainee (PT) yang -katanya- suka terlalu maksa member untuk join PT, yah itu sih balik lagi ke kita sebagai member. Sampai dengan satu tahun gw join ini, gw nggak ambil PT, nggak tergiur ambil PT, dan nggak perlu kucing-kucingan kalo ketemu para PT. Gw dulu cuma ambil gratisannya doang yang waktu itu gw pake buat tanya cara pake alat-alat gym. Maklumlah, gw awam banget.

Gimana biar nggak stress ngadepin tawaran PT? Gampang! Once you say no, then keep say no! Maksudnya gini lho, tanpa harus bertutur kata kasar dan nyelekit, tanpa juga mesti nyakitin PT dengan kepergian mendadak kita dari CF (misal kita kucing-kucingan sama dia tiap latian, atau mendadak stop membership). Bilang aja baik-baik kalau kita belum merasa butuh, nanti kalau udah butuh pasti kita bakal kontak deh. Kalem aja bebs, tapi tetep teges kalo memang lw gak mau karena bisa jadi 2 alasan:

1. Gak butuh-butuh amat, secara udah tau cara pake alat & pilihan kelas yang bisa diikuti lumayan beragam.

2. Bayar PT mahal. Sebenernya mahal/murah relatif sih, PT gw pernah tawarin gw harga PT mulai dari 9jt an hingga menurun tajam cuma di angka 2jt an deh kalo ga salah. Semuanya gw gak ambil karna gw no budget! Masa gw bela-belain bayar PT tapi sehari hari makan gw cuma mi instan?! Malah gw gagal sehat itu sih! LOL. In fact, gw tipe self motivated, jadi emang motivasi hidup sehat gw bukan karena ketularan orang lain termasuk PT tapi lebih karena kesadaran diri sendiri.  Gw membayangkan hidup dengan PT malah bakal nambah beban psikis gw doang. Bayangkan, akan bertambah satu orang lagi yang bawel dengan urusan makan apa, jadwal makan, dan latian. Oh dear, sorry I can’t stand it. This life things are already complicated for me, I just wanna have fun and burn calories at the same time :))

Well that’s all from me,

See you in the next episode of my life!

Ciao!

Story #30. Kelas Seduce di CF

Hello there,

Setelah banyak mencoba kelas di Celebrity Fitness Karawaci, ada beberapa kelas yang pengen gw tulis khusus nih. Salah satunya Kelas Seduce. Seduce merupakan program dance yang bakal bikin kita merasa menjadi penari latar. Mungkin juga instrukturnya emang dancer. Jenis musik yang digunakan antara lain pop-rock, R n B, dan hip hop. Kelas ini lebih seperti kolaborasi gerakan yang seksi, seduktif dengan koreografi dari musik jazz, modern kontemporer, dan street dance. Seduce class sendiri merupakan bagian dari program Dance and Attitute (DNA Class) CF. DNA Class itu sendiri terdiri dari 4 kelompok dance: Seduce, RAW, Flavor dan Insanity. Di CF Karawaci, gw cuma bisa ikut  kelas Seduce, sementara 3 kelompok dance lainnya belum bisa ikut karna jadwalnya pada pagi/siang gitu, jadi bentrok.

Kelas seduce berdurasi 60 menit. Pada sekitar 45 menit pertama member dilatih beberapa gerakan dance, lalu di 15 menit sisanya kita “show time” dan sedikit gerakan pendinginan. Mesti dihapalin gerakan sesuai itungannya. Biasanya gerakannya gak susah kok, makin sering latian jadi makin terbiasa. Setelah melatih dan menghapal gerakan, kita bakal perform!* (perform internal, kita-kita doang gitu). Kita ngulangin seluruh   gerakan energik yang tadi dilatih lengkap pakai iringan lagu yang ngebeat ‘n ngehits. Berasa jadi dancernya J.Lo atau Agnez Mo :))

Seduce punya beberapa manfaat nih sbb:

  • Manfaat fisik: ternyata selama melakukan latihan 1 jam bisa membakar 450-600 kalori. Biar pada bubar deh tu lemak-lemak yang eksis nongkrong di terutama perut & paha.
  • Manfaat psikologis: gw ngerasa fun banget, termasuk pada momen ngetawain diri sendiri yang masih kaku ngikutin gerakan koreo. Aura sexy lw juga bisa dilatih disini dari gerakan2 dance yang seksi. Bagus kan?! :))

Di Karawaci, Seduce Class ada tiap selasa jam 7 malam. Instrukturnya Ilona, seru banget kelasnya. Kalo gak karna kejebak macet atau lagi diluar kota, Tue at 7pm gw pasti eksis di CF.

Sampai jumpa di next story,

Ciao ^.^elum it.

Story #28. Mengenal Kelas Kebugaran di CelFit

Hello there,

Cari tau yuk ragam kelas di CF, pastiin lw dulu kebutuhan lw apa, baru deh ikutan kelasnya. Kaegori yang gw buat ini subyektif cuma dari pengalaman & pengamatan gw doang.

  1. Kategori Stretching, Pernapasan

Gw mengkategorikan kelas Yoga disini karena menurut gw memang gerakan yoga lebih pada melenturkan otot tubuh dan latihan pernapasan. Walaupun kelihatannya sepele, tapi di beberapa kelas bisa lumayan keringetan juga lho. Secara umum, kelas yoga memperkuat dan  membuat bagian tubuh seperti kaki, lutut, pinggul, lengan, perut, pundak menjadi lebih lentur.

Berikut beberapa kelas yoga:

  • Hatha
    • Ikut kelas hatha ini lumayan deh capeknya. Tempo gerakannya cepet dan berulang selama kira-kira setengah durasi kelas. Kelas ini biasanya penuh. Beda sama gentle yoga yang biasanya lebih sepi. Di hampir akhir kelas biasanya trainee kasih gerakan untuk dilakukan per individu. Jadi misalnya dy kasih contoh gerakan kayak khayang dengan kepala di bawah dan lutut bertumpu pada siku. Nah yang mau lebih ekstrim boleh coba naikkan 1 kaki, lalu 2 kaki sehingga sama-sama lurus keatas. Yang baru awal ikut kelas yoga kalau mau dibantu juga trainee nya hands on. Gw pernah sebelahan sama 1 cewek kayaknya masih muda banget, mungkin anak kuliah. Dengan gampangnya dia ikutin gerakan si trainee. Pas gw tanya, ternyata ni cewek udah setaunan lebih ikut kelas ini. Weeww….pantesan gw tiarap banget sebelahan sama dia. Hahaaa…
  • Vinyasha
    • Pada Vinyasha yoga, bagian tubuh yang berasa dilatih di bagian pundak, lengan, dan perut. Gw cuma beberapa kali ikut kelas ini, dan dari beberapa kali itu gw masih belum juga bisa pegang jempol kaki pada posisi duduk di matras dengan kaki lurus kedepan. Tangan gw cuma bisa sampe dengkul, lalu lama kelamaan bisa sampe betis. Lalu semakin lama gw semakin malas jadi sampe sekarang gak bisa-bisa. LoL :)). Vinyasha ini banyak menguras energi, gerakannya gw susah ikutin. Kaki dan lengan mesti kuat untuk bisa ikutin gerakan-gerakan disini.
  • Gentle
    • Kelas ini cocok buat relaksasi deh. Pertama kali gw ikut kelas yoga, “menu”nya gentle yoga. Gerakannya bener-bener bikin rileks, temponya lambat, cocok buat melepas stress setelah seharian beraktifitas, tidur malam jadi lebih nyenyak.
  • Basic Yoga
    • Ini mirip dengan Hatha Yoga yang cocok untuk pemula. Cuma durasinya lebih pendek dan fokus gerakan lebih pada teknik yoga.
  •  Pilates
    • Ini nih jenis yoga yang banyak diikutin artis-artis manca negara. Kalo di Indo, ada Sophia Latjuba yang katanya rutin latihan pilates. Ini jadi motivasi lho, biar pas udah umur 42 punya 2 anak tapi perut masih rata :). Gw gak pernah ikut kelas ini, karna kelasnya selalu cuma jam 18.00 sementara gw jam segitu masih beredar di rimba lalu lintas jakarta 😦 Info yang gw dapet, di kelas pilates fokus latihan ada di perut.
  • Kids Yoga
    • Yang ini sih tambahan aja menurut gw. Kelas yoga untuk anak-anak, ada tiap hari minggu jam 11.00. Free sampai si anak usia 11th kalau orang tua / ada anggota keluarga yang member di CF. Keponakan gw beberapa kali ikut kelas ini. Katanya seru sih. Gw pernah ngintipin juga, kelas ini ngelatih pernapasan dan otot ringan anak-anak.

2. Kategori Dance

Di kategori dance ini ada beberapa kelas. Seru-seru sih kelasnya. Biasanya tiap latian pasti ada gerakan baru. Seduce adalah kelas favorit gw.

  • Seduce
    • Gerakan dinamis, tempo cenderung cepat. Gerakannya lumayan mudah diikuti. Fokus pada pembakaran lemak diperut dan paha.
  • Body Jam
    •  Yang dilatih disini bener-bener seluruh tubuh. Buat gw yang pemula banget, gerakannya susah. Banyak puter – liuk – goyang dari tangan, pinggul, sampe kaki. Tapi seru! 🙂
  • Zumba
    • Zumba ini gerakannya lebih cepet dan dinamis daripada seduce. Pengaruh juga di pembakaran lemak.
  1. Kategori Angkat Beban
  • Body Pump
    • Kelas ini melatih otot dengan angkat beban. Fokus latihan pada kaki, dada, punggung, otot tangan belakang, otot tangan depan, pantat dan paha, bahu, serta perut. Hati-hati jangan paksakan beban, pastikan beban sesuai porsi aja. Gw pernah agak maksa nambahin beban pas latihan paha, hasilnya hampir seminggu paha gw njarem.
  • Body Combat
    • Kelas ini mirip bela diri, rekomen banget buat menguatkan dan mengencangkan otot.

3. Lain-lain

  • RPM (Cycling)
    • Nah kalo RPM ini tentang tempo dan kekuatan. Seru lho kelas ini. Otot yang dibentuk tentunya paha, betis, perut. Kalo ikut kelas ini sebaiknya pakai celana yang ada ganjelannya, khusus celana biking. Sepatu juga sebaiknya yang bagian bawahnya flat keras, beda sama sepatu lari / dance.

Seru-seru kan kelas di CF. Yang males latian sendiri, bagus juga ikutan kelas. Lebih termotivasi karna banyak temennya. Instrukturnya juga friendly, musik juga disetel lagu-lagu yang lagi ngehits. Pass laahh…

Sekian sharing hari ini,

Sampai jumpa di next story 🙂

Ciao :3

Story #22. Mind Your Eat

Hi there,

I first get this topic from a friend when she use this topic to lead one of group meeting in Jakarta. It was about last year, I remember. I am practicing it before I have brave enough to write it here. Hope I describe it well.

“Eat” is a primary human need. Since we are know the taste and variant of food we can choose -almost- whatever we want, and ever since we can spooning food, chewing, and swallowing it while we’re doing another activities such reading, watching, chatting, or so,we don’t know what we had eat. Have you even forget the taste of the chips that you just eat? Or you don’t even notice did you eat your sushi with wasabi or not? Kind of those situation called mindless eating. You eat, but you do not enjoy your food, this is also mean that you do not eat with your mind.

I will mention the principles of mindfulness according to Ronna Kabatznickz, Ph.D:

  • Mindfulness is deliberately paying attention, non-judgmentally, in the present moment.
  • Mindfulness encompasses both internal processes and external environments.
  • Mindfulness is being aware of your thoughts, emotions and physical sensations in the present moment.
  • With practice, mindfulness cultivates the possibility of freeing yourself of reactive, habitual patterns of thinking, feeling and acting.
  • Mindfulness promotes balance, choice, wisdom and acceptance of what is.

Based on the principles above, mindful eating means that you are allowing yourself to become aware of the positive and nurturing opportunities that are available through food selection by respecting your own inner wisdom. Do not eat in a rush and doing other things during eating. Use all your senses in choosing to eat food that is both satisfying to you and nourishing to your body. Tongue might taste is well but it doesn’t mean nourish enough. You better be acknowledging responses to food (likes, dislikes, or neutral) without judgement. A mindful eating is also becoming aware of physical hunger and satiety cues to guide your decisions to begin and eating. This is I think the dominant reason why mindful eating is best match with many kind of diet program.

Now after we define it, if you or your friends have the things that I mention below, that means you have practicing it:

  • Acknowledges that there is no right or wrong way to eat but varying degrees of awareness surrounding the experience of food.
  • Accepts that their eating experiences are unique.
  • Is an individual who by choice, directs their attention to eating on a moment-by-moment basis.
  • Gains awareness of how they can make choices that support health and well being.
  • Becomes aware of the interconnection of earth, living beings, and cultural practices and the impact of their food choices on those systems.

Happy reading,

Ciao!

 

Story #19. Registrasi StarFit Rewards

Hi,

Setelah 6-7 bulan join membership Celebrity Fitness dan menjalani aktivitas ngegym yang fluktuatif (kalo lagi rajin ya rajin, kalo kaga ya berasa ngenes aja sih secara udah bayar), akhirnya gw nerima email dari CF. Gile lama banget ya bo!

Awalnya gw rajin tanya ke staff di CF, gimana gw bisa cek poin yang gw dapet kalo akses ke starfit aja ga bisa. Waktu itu gw sesuai saran staff disana coba akses ke http://www.starfit.celebrityfitness.com tapi gagal terus untuk login. Agak aneh sih sebenernya, di komputer staff bisa dapet info kalo akun member gw udah terdaftar, tapi gw ga bisa akses login dan harus nunggu notifikasi email -yang ternyata baru muncul notifnya di bulan ke 6 atau 7 inilah-

Hampir semua staff cuma bilang “tunggu notifikasi di email ya” dan “mungkin antri, kita ga tau kenapa kakak belum terima email balasan”, sampai ada satu staff marketing yang jawabannya agak beda: “dari pusat emang lama, ini yang join dari 4 bulanan yang lalu juga masih belom semua nerima email starfit reward, jangankan cek poin, request tas aja ga bisa. Sekarang tas gym diminta dari pusat berdasarkan request dari login akun CFP.” Gw cuma bisa bilang “oh, oke”, tapi dalam hati “yailaaaahhhh….bueteee!”

Nah, well.. tentang email dari CF, judulnya:

Terima Kasih Telah Mendaftarkan Diri Anda dalam Celebrity StarFit Rewards!

(plis lah, dah 7 bulan gitu)

Ada tautan di email yang kita bisa klik untuk langsung ke halaman registrasi. Disana akan ada panduan untuk pertama sign up dulu. Ternyata member yang join CF setelah 15 Agt 2014 sudah otomatis teregister. Ini kenapa di komputer staff CF bisa lihat bahwa akun gw udah aktif tapi gw ga bisa login. Mereka (staff CF) juga ga bisa bantu login karena kita harus sign up dulu dan mengisi form contact us setelah registrasi untuk bisa join program rewards nya.

Starfit Rewards adalah program bagi member untuk mengumpulkan poin yang kemudian bisa ditukar gifts (ini gw belom tau apa aja giftnya). Nah, perhitungan perolehan poin sbb:

Untitled

Dengan rincian distas, gw realistis sih gw bakal keong banget ngumpulin poin, palingan cuma dari weekly visit doang. Hahaha….

Untuk menukarkan poin dengan hadiah, member harus:

i) Mengunjungi bagian “Hadiah” dari Situs Web
ii) Memilih hadiah yang diinginkan dan memesannya
iii) Melengkapi dan memeriksa informasi pengiriman yang muncul dalam pesanan online dan
iv) Menekan tombol “Proses”. Pesanan akan diproses dan dikonfirmasi secara otomatis.

(keempatnya gw copas dari web CF)

Setiap kita masuk CF ada mesin kecil semacam edc yang membaca member ID kita (gw ga tau apa namanya tuh mesin/alat), nah dari situ bakal ketauan tingkat keaktifan kita di klub. Makanya jangan heran kalo setelah beberapa waktu lw jarang latian trus di telfon dan malah ditawarin “kakak mw jual member gak? sayang lho daripada bayar terus tapi jarang latian, atau mau berenti malah nanti kena penalty”. Ini kejadian sama temen gw. Mungkin next time gw bisa share tentang menjual membership ke orang lain.

Setelah register, ternyata gw ga bisa lanjut jelajah web nya CF. Ketika sign in dengan user id dan password yang udah gw create gw tetep ga bisa lanjut. Gw inget-inget tadi setelah isi form register, gw mesti isi form contact us, setelah succesfully sent ternyata gw  tetep mesti nunggu verifikasi lebih lanjut entah sampe kapan lagi, jadi ga bisa langsung sign in, dan jadinya lagi…… sharing gw terbatas nih : (

Berhubung gw ga bisa jelajah lebih jauh, jadi gw iseng baca term & condition nya. Informasi dominan yang gw dapet di hampir setiap ketentuan adalah CF sebagai promotor berhak menghentikan sepihak, tidak menambahkan poin secara sepihak, dan lain – lain (case by case) yang ada baiknya dibaca dengan lebih cermat. Seperti TC rewards pada umumnya, CF menyebutkan hal-hal untuk menghindari tanggung jawab dari penyalahgunaan program oleh member atau pihak ketiga yang gak bertanggung jawab. Ini fair sih dan umum disebutkan sebagai pihak promotor.

Sekian sharing minimalis gw kali ini,

Ciao!

Story #18. Salah Kaprah Lensa Kacamata Dipertipis

Hi,

Tulisan ini terinspirasi dari pengamatan gw pada salah satu karyawan optik (gw no mention lah ya). Pas kedatengan customer rabun jauh, karyawan ini nyebutin istilah “lensa dipertipis”. Yang dimaksud adalah lensa dengan indeks bias tinggi, yang sebenarnya tingkat tebal-tipisnya lensa tergantung pada tingkat kelengkungan yang dibuat di laboratorium. Istilah “lensa dipertipis” biasanya memicu asumsi bahwa lensa yang dihasilkan akan lebih tipis daripada yang seharusnya. Padahal gak juga! Nah lho!

Dari segi pemakai kacamata, gw rasa siapapun ga akan nyaman dengan lensa yang tebal, apalagi kalo sukanya pake model kacamata yang frameless. Jadi agak ribet bagi mata yang kondisi kanan dan kirinya gak sama ukuran rabunnya dengan jarak yang kontras. Misalnya yang kanan minus 1, yang kiri minus 7. Nah tebal tipisnya lensa jadi PR karyawan optik deh tuh : p

Lensa sebelum di pasang pada kacamata, biasanya berbentuk bulat hampir seperti tutup toples kacang jadul seperti ni:

1-61-hi-index-plastic-lens-HMC-UV400.jpg_200x200

Nah makin besar angka rabun jauh/dekat itu yang mempengaruhi ketebalannya. Lensa minus biasanya berbentuk cekung dengan kondisi semakin ke bagian tengah lensa semakin tipis, jadi bagian pinggirnya lebih tebal daripada tengah. Untuk lensa plus berlaku sebaliknya.  Ketika dipasang pada kacamata, lensa tersebut akan di cutting sesuai bentuk demo lens (*demo lens: akrilik pada kacamata, digunakan untuk duplikasi bentuk lensa agar sesuai frame).

Pada dasarnya semakin tinggi angka bias indeks akan dapat dibuat lebih tipis daripada lensa yang dibuat dengan material yang berindeks rendah. Tapi ada faktor lain yaitu bentuk frame kacamata. Pada lensa minus, makin lebar cuttingan lensa, maka tebelnya lensa bakal makin keliatan. Ada keuntungan lain memakai lensa dengan indeks bias tinggi yaitu adanya blocker UV alami pada lensa.

Tentang harga dan merek lensa yang digunakan, itu sih tergantung budget aja. Tingkat keawetan ya tergantung pemakaian. Kalo termasuk di golongan ceroboh ya rugi pake lensa mahal : p LOL! Pakai lensa yang biasa / lebih murah juga bukan berarti tanpa mutu. Sedikit tips membersihkan lensa, lw bisa pakai cairan semprot yang bisa dibeli di optik / dapet gratisan ukuran kecil, atau bersihkan lensa pakai busa sabun. Jadiin busa dulu, baru gosok-gosok lembut di permukaan lensa, ga perlu tuang sabunnya ke atas lensa : p, jangan lupa ngelapnya pakai kain / tissu yang lembut ya.

Buat yang mau tau lebih banyak tentang lensa, kacamata, dan softlens gw rekomen bisa dapetin lebih banyak informasi di link berikut ini

 

Nice to share,

Happy reading,

Ciao! ^3^

 

 

Story #3. Softlens dan Komponennya

Hi, apa yang terlintas di pikiran lw ketika denger kata softlens / lensa kontak? Gw melakukan survey kecil-kecilan selama seminggu ini tentang “Pakai Softlens”. Beberapa orang yang sudah biasa pakai softlens bilang pakai softlens itu seru dan praktis, ada juga yang trauma karna pernah iritasi (oops…), beberapa juga yang gak terbiasa pakai softlens bilang “serem ah”, “takut iritasi”, dan jawaban terbanyak adalah justru gw ditanya balik, “emang ga serem ya cuy?” (walah…)

Gw adalah pengguna rutin softlens, gw pakai kacamata biasanya kalau harus berlama-lama di depan laptop. Menurut gw pakai softlens itu cukup praktis. Kalau berasa burem / ga nyaman misal karna debu lw tinggal tetesin cairan pembersihnya, beda dengan kacamata yang harus lw seka dengan kain / tissu super lembut dan bersih supaya gak kegores. Buat gw yang menderita mata minus (hiks..) pakai softlens asik sih karna trus bisa pake sunglass (hehe..).

Kali ini gw mau share keterangan komponen yang biasanya tertulis di kemasan softlens. Biasanya ada keterangan dan petunjuk penggunaan yang ditulis kecil-kecil di kemasan.

*SPH

Ini adalah keterangan normal, minus, dan silinder mata. Perhatikan di kemasan. Kalo mata lw normal ya pastikan angka SPH nya “-0.00”. Kalau minus lw beda antara mata kanan dan mata kiri, sebaiknya lw beli 2 softlens sekaligus dg pemakaian 1pc untuk 1 mata. Jadi misal mata lw yang kiri minus 4 dan yang kanan minus 5. Nah lw bisa 2 softlens yang -4 dan -5 tapi dipakenya satu-satu sesuai kondisi mata. Ada juga cara lain, lw beli minus ikutin yang lebih kecil tapi tambahkan -0.25. Jadi misal dengan kasus yang sama, lw gak beli dua pcs softlens tapi hanya satu, yang perlu lw beli adalah yang -4,25. Jangan lw ikutin kondisi minus yang lebih gede karna kasihan mata yg minusnya kecil jadi terlalu maksa. Yang terakhir ini saran dari optik terpercaya di daerah Bandung lho! hehe.. Satu kasus lagi, kalau mata lw ada silindernya diatas silinder 2 (kalo masi dibawah 2 sih bisa diabaikan aja), beli softlens dengan menambahkan -0,25 dari kondisi minuslw. Bisa sih pesan softlens yang ada silindernya, tapi biasanya proses ordernya lama (karena custom kan) dan juga harganya jauh banget lebih mahal daripada harga softlens hanya dengan minus saja.

*BC

BC adalah singkatan dari Base Curve yaitu tingkat lengkung softlens. Satuannya milimeter (mm). Semakin kecil angka BCnya, maka fitting softlens akan semakin ketat. Tingkat BC yang banyak beredar adalah 8.6mm. Dengan tingkat lengkung segitu, softlens sudah cukup nyaman dipakai kok.

* Diameter

Biasanya ditulis “DIA”, adalah besar diameter softlens dengan satuan milimeter (mm) Kebanyakan yang beredar diameter 14mm. Ukuran ini cocok dipakai untuk mereka yang matanya cenderung kecil / sipit. Mata besar juga bisa pakai ini kok. Ukuran ini cenderung sama dengan pupil kita. Jadi penampilan mata lw dengan softlens di ukuran ini akan sama seperti mata normal. Kayak ga pake softlens aja, apalagi kalau lw pakai yang bening! Ada juga ukuran diameter 14.2 – 14.5mm yang memberikan efek pupil lebih besar. Penampilan mata akan berbeda dari normal, apalagi kalau lw pakai yang berwarna jadi lebih lucu gimanaa gitu.

*Exp

Tentunya ini adalah tanggal kadaluarsa softlens. Misal tertulis 2018.08.25. Nah berarti softlens akan kadaluarsa pada 25 Agustus 2018. Saat ini tersedia softlens yang masa disposable-nya 1 hari, 3 bulan, 6 bulan, dan 1 tahun. Perlu lw ketahui bahwa masa disposable dihitung sejak pertama kali lw buka kemasan softlens. Jadi kalo lw pakai yg disposable 3 bulan dan mulai lw pake di bulan Agustus 2015 maka lw harus ganti di akhir Oktober 2015, bukan mengikuti tanggal exp yang tercantum di kemasan.

*Kemkes RI AKL xxx

Ini adalah tanda bahwa produk softlens yang lw beli terdaftar di lembaga kesehatan dan aman untuk digunakan (tentunya tetap sesuai petunjuk penggunaan ya)

*User’s Instruction / Petunjuk Penggunaan

Beberapa produsen softlens meletakkan petunjuk penggunaan di bagian belakang kardus softlens, dan kebanyakan produsen meletakkannya di bagian dalam kardus. Secara umum penggunaan softlens adalah tangan lw mesti steril sebelum memegang softlens. Cuci bersih pakai sabun ya! Jangan lupa dikeringkan dg handuk/tissu bersih. Biasakan memasang softlens di mata kanan, baru kiri. Jika sudah menjadi kebiasaan, hal ini akan mengurangi resiko tertukarnya lensa di kemudian hari.

Lw juga perlu membersihkan softlens setelah pemakaian, baru kemudian menyimpannya di wadah softlens. Walaupun softlens tidak digunakan, disarankan lw tetap mengganti air softlens setiap dua hari sekali. Hati-hati dengan cairan pembersih softlens ya, kadang mereknya cocok2an juga. Harga mahal belum tentu cocok sama mata kita. Sebaiknya hindari pembelian cairan pembersih ukuran besar. Beli yang kecil saja, karena best condition-nya cairan softlens itu hanya 3 bulan setelah kemasan dibuka.

*Kadar air

Softlens dibuat dari bahan polymer yang hydrofilic (dapat mengandung air). Namun demikian, softlens itu bukan bahan aslinya yang mengandung air. Dibuat dari bahan polymer yang hydrofilic Itu berarti bahwa soflens memiliki pori-pori yang akan menyerap cairan dari tempat di mana dia diletakkan. Mirip spon/busa. Dengan demikian, softlens berkadar air lebih tinggi akan menyerap air mata lebih banyak dari pada softlens berkadar air rendah (kadar air rendah kurang dari 40%air, Sedang kadar air 50-60%, dan kadar air yang tinggi lebih dari 60%). Makanya semakin tinggi kadar air dalam softlens akan semakin nyaman digunakan. Tapi jangan dipakai terlalu lama juga ya, karena softlens dengan kadar air lebih tinggi akan lebih rentan mengalami kekeringan jika terlalu lama digunakan. Idealnya pemakaian softlens itu maksimal 8 jam per hari.

Meski softlens bersifat menyerap air, tetap tidak disarankan melakukan aktivitas berenang dan sejenis dengan menggunakan softlens. Kondisi air di kolam renang yang biasanya mengandung klorin bisa menyebabkan kontaminasi pada softlens. Idealnya lw mesti tunggu kira-kira 1 jam usai aktivitas di air baru kemudian menggunakan lagi softlens. Jangan lupa selalu jaga kebersihan tangan, softlens, dan kotak penyimpanan softlens ya. Periksa mata ke dokter spesialis juga perlu lho. Kalo lw cuma mengandalkan pemeriksaan di optik, hasil analisanya gak akan maksimal. Biasanya mereka cuma memeriksa jarak pandang, bukan kondisi spesifik. Gw juga gak menyarankan lw terlalu percaya sama omongan dokter mata ya. Ada kemungkinan si dokter menawarkan operasi mata. Nah kalo udah begitu lw bisa pergi ke 1 atau 2 dokter lain untuk minta second opinion. Operasi mata kan bukan main-main, itu kornea mata lw ditipisin lho, juga biayanya minimal 12juta setau gw.

Sekian share gw tentang Softlens dan Komponennya. Happy reading! Nice to share 🙂