Story #37. Kuliah Magister Komunikasi di Jakarta (Part II)

Hello there 🙂

Setelah tulisan saya sebelumnya, saya mempertimbangkan baik-baik dimana saya akan kuliah. Kebetulan kemarin saya menyempatkan diri untuk datang ke kampus Inter Studi di Jl. Wijaya, daerah Fatmawati. Mobil pribadi saya pilih sebagai moda transportasi.  Berangkat dari Tangerang jam 11am, sampai di lokasi jam 2pm 😦 Yah… jakarta, durasi segitu saya sih biasa. Cuma macetnya memang saya ampun deh. Untung kemarin ada temen yang baik hati bersedia nemenin saya kesana. Lumayan, jadi ada temen ngobrol sepanjang perjalanan.

Di kantor Tata Usaha, saya mendapatkan penjelasan yang sangat baik dari Ibu Riri (entah apa jabatannya, saya nggak nanya). Ada beberapa penjelasan yang tidak sy ketahui di postingan sebelumnya, disini sy mendapat info lebih banyak. Saya share infonya sbb ya:

  • Kuota jumlah mahasiswa di magister komunikasi dibatasi jumlah minimal 10 orang. Jika kuota minimal pada awal kuartal tidak tercapai, maka kelas ditunda ke kuartal berikutnya sampai dengan tercapai jumlah kuota minimal. Selama ini kelas berlangsung dengan jumlah mahasiswa 10-16 orang.
  • Pembayaran uang kuliah terbagi dalam 4 kuartal, yang artinya dalam 1tahun 4bulan biaya kuliah sudah lunas terbayar. Mahasiswa diberi batas untuk menyelesaikan thesis hingga kuartal ke 7. Sampai dengan kuartal ke 7 itu, tidak ada lagi tambahan biaya kuliah. Tapi jika pengerjaan thesis melebihi batas itu, baru mahasiswa diwajibkan untuk membayar biaya thesis lagi.
  • Mahasiswa bisa mengajukan keringanan term of payment setiap kuartal. Ini biasanya dilakukan oleh mereka yang kuliah sambil bekerja. Jadi term pembayarannya tiap bulan dicicil. Misal pada Q1 total pembayaran 9,5jt, nah mahasiswa bisa mencicil 2,5jt per bulan. Cara mendapatkan keringanan ini adalah dengan membuat surat pengajuan (format bebas) kepada dekanat. Semoga disetujui.
  • Spesial kelas khusus (sabtu) disediakan snack dan makan siang setiap kuliah. Jadi jadwal kuliah yang dari jam 8am – 4pm terdiri dari 3 sesi tatap muka. Setiap pergantian sesi ada jeda break 15 menit dan ada istirahat makan siang juga. Sebagai alternatif, di luar gedung, ada banyak pilihan makanan! sangat banyak!! :))

 

Untuk kampus UPH dan Mercu saya merasa gak perlu survey lokasi karena itu cuma di semanggi dan meruya. Saya kemarin agak berat membandingkan antara UPH dan Inter Studi. Hal-hal berikut adalah alasan saya akhirnya memilih Inter Studi:

  • Akreditasi B. Sama dengan UPH dan Mercu. Sebaiknya tidak ikut statement “yang penting punya ijasah”, tapi kredibilitas PT dari segi akreditasi perlu dijadi pertimbangan besar juga.
  • Peminatan konsentrasi studi & mata kuliah lebih sesuai kebutuhan saya kedepannya, dan lebih banyak juga dari UPH
  • Biaya lebih murah. Interstudi 32,5jt sedangkan UPH 40,1jt.
  • Kebetulan, saya masih tipe belajar yang konvensional : p. Jadi saya lebih memilih tempat yang sistem kuliahnya tatap muka ketimbang sistem e-learning seperti di Mercu Buana.

Dari segi akses ke lokasi kampus bisa juga naik KRL Commuter Line, stop di stasiun kebayoran. Saya cek tarif dari salah satu layanan ojek online, ongkosnya Rp12.000,-. Rasanya cukup murah dan worth ketimbang macet2an di daerah Fatmawati.

See you at my next episodes of life,

Happy Valentine’s day (just an ordinary day for me) :p

Ciao!!

Advertisements

Story #32. Magister Komunikasi di Jakarta

Hello there!

Tahun ini, saya kembali membulatkan tekad untuk melanjutkan kuliah ke jenjang s2. Ilmu Komunikasi menjadi pilihan saya, kebetulan linier dengan s1 saya yang selesai 5 tahun yang lalu. Nah, ada beberapa pilihan universitas yang menjadi pertimbangan saya.  Saya merangkumnya dalam tabel agar saya tidak menyesal pada apapun pilihan saya nanti. Tentu segala sesuatu harus sesuai dengan keadaan dan kemampuan saya.

Hal paling pertama adalah mengecek status akreditasi Perguruan Tinggi. Validitasnya bisa di cek di web Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT) di http://ban-pt.kemdiknas.go.id/direktori.php

Tampilannya sbb:

banpt

Kalau input wilayah kopertis 3 (area jakarta), tingkat pilih S2, nama program studi nya ketik “komunikasi”, maka akan muncul result begini:

akreditasi prodi update 11 jan 2016

Tabel tersebut update 11 Jan 2016.

Saat ini di Jakarta, hanya LSPR yang mendapat akreditasi A. Tapi saya langsung skip karena biaya kuliahnya jelas2 diluar kemampuan saya :(. Lagipula belum tentu juga otak saya bisa mengimbangi besarnya rupiah dan poundsterling yang dibutuhkan. Ada 4 Perguruan Tinggi yang akhirnya menjadi alternatif saya. Berikut survei kecil-kecilan saya dari berbagai sumber:

Kuliah 2016

Tabel diatas sebagai pembanding saya, sama sekali belum selesai. Saya masih mencari berbagi informasi terkait, juga melakukan perhitungan keuangan!

Untuk UI, sepertinya harus di skip karena lokasi kampus terlalu jauh di Depok. Mercu Buana perlu dipertimbangkan karena lokasi kampus cuma di Meruya, tapi ini gak akan berarti banyak karena Mercu Buana menggunakan sistem belajar e-learning, E-Learning adalah proses belajar mengajar online dimana Bahan Ajar, Diskusi, Tugas dan Ujian diakses secara online di internet selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu. Mahasiswa dapat belajar kapan saja dan dimana saja tanpa terikat waktu dan tempat. Elearning ini ditambah kuliah tatap muka 4 kali dan ujian 2 kali di kelas dalam satu semester. Dengan sistem ini, wajar jika jadwal kuliah tatap muka yang cuma hari sabtu itu bisa cuma 5 jam. Beda dengan UPH dan STIKOM Inter Studi yang menggunakan hari sabtu selama lebih dari itu, UPH dari jam 8am – 7pm, Inter dari jam 8am-4pm.

Untuk UPH yang lokasinya di semanggi, menjadi pertimbangan menurut saya lebih karena prestis dan lokasinya yang strategis* (*saya cukup tau daerah tersebut). STIKOM Inter Studi secara lokasi paling jauh, tapi juga salah satu jagoan master komunikasi. Selain itu, biaya juga lebih murah. Tapi pembayaran dilakukan per kuartal (per 4 bulan) jadi sekali bayar, nominalnya memang besar.

Setelah saya rangkum, pilihan saya mengerucut pada dua pilihan: UPH dan Inter Studi. Berikut penjabaran saya:

Magister Komunikasi UPH

  • Biaya Pendaftaran IDR300.000
  • Total Biaya Kuliah (untuk non alumni) IDR40.100.000
  • Lokasi: Plaza Semanggi
  • Waktu Kuliah: Sabtu, 8am-7pm (Kelas Weekend)
  • Konsentrasi Peminatan: –none– hanya ada 1 saja.
  • Kurikulum:
    1. Semester I
      • Philosophy of Science
      • Ethics and Philosophy of Communication
      • Theories of Communication
      • Media Impacts
    2. Semester II
      • Interpersonal Communication
      • Communication, Technology and Society
      • Corporate Communication
      • Research Methodology
      • Political Economy of Media
    3. Semester III
        • Media Culture

      Media Theories

    4. Semester IV: Thesis
  • Break Down biaya (per schedule of payment):
    • Fee semester 1: IDR15.100.000 (bisa dibayar 2x dalam jarak 21 hari)
    • Fee semester 2: IDR7.000.000
    • Fee semester 3: IDR7.000.000
    • Fee semester 4: IDR11.000.000

Magister Komunikasi STIKOM Inter Studi

  • Biaya Pendaftaran IDR250.000
  • Total Biaya Kuliah (untuk non alumnni) IDR32.500.000 (kalau bayar cash, dapat potongan 10%, lumayan kann ^.^)
  • Lokasi: Kebayoran Baru
  • Waktu Kuliah: Sabtu, 8am-4pm (Kelas Khusus)
  • Konsentrasi Peminatan:
    • Konsentrasi Strategic Communication
      • Konsentrasi ini dibagi lagi menjadi Corporate Communication dan Integrated Marketing Communication (IMC). Pada Corp Comm, mata kuliah lebih berkaitan dengan organisasi dan public relation. Pada IMC mata kuliah yang disajikan adalah tentang riset marketing dan perilaku konsumen.
    • Konsentrasi Entertainment Communication
      • Konsentrasi ini bagi mereka yang berminat (dan berbakat) berkarir di industri entertainment.

Kurikulum:Total ada 13 mata kuliah, khusu untuk konsentrasi Strategic Comm, ada 8 mata kuliah wajib di semester 1 dan 2, lalu 5 mata kuliah tambahan sesuai peminatan.

Sehubungan dengan peminatan saya pada Integrated Marketing Comm, berikut mata kuliah yang ditawarkan, dan saya rasa sejajar jika saya bandingkan dengan mata kuliah di UPH: (Mata Kuliah di Peminatan IMC)

  1. Ekonomi Media
  2. Metodologi Penelitian Terapan
  3. Perspektif dan Teori Komunikasi
  4. Etika dan Estetika Komunikasi
  5. Strategic Management
  6. Perencanaan dan Evaluasi Program Komunikasi
  7. Teori Persuasi
  8. Ekonomi Managerial
  9. Perilaku Konsumen
  10. Marketing Research
  11. IMC Management
  12. Kapita Selekta
  13. Thesis / Non-Thesis

 

  • Break Down biaya (per schedule of payment):
    • Kwartal 1: IDR9.500.000
    • Kwartal 2: IDR9.500.000
    • Kwartal 3: IDR7.500.000
    • Kwartal 4: IDR 6.000.000(Yuph, pembayaran berlaku bukan per semester tapi per kwartal alias per 4 bulan)

 

Tentang tenaga pendidik di masing-masing univ bisa dicek langsung ke web masing-masing. Semuanya dosen top sih.

Postingan kali ini tidak berakhir disini, saya juga belum survey langsung ke lokasi kampus, apalagi membuat keputusan tentang rencana kuliah ini. Akses jalan menuju lokasi sangat penting bagi saya, karena ini berhubungan dengan waktu tempuh dan potensi saya kesasar karena salah ambil belokan, salah exit tol, atau bahkan sekedar karena grogi mendadak lihat polisi di pinggir jalan!

To be continued yaa…

Ciao,

Agnes